Text
Seni-Apa Itu? Posisi Estetika dari Plato sampai Danto
AbstrakPertanyaan "apa itu seni?" telah bergeser dari pencarian esensi bentuk visual menuju pembongkaran konsep seni itu sendiri. Makalah/catatan ini melacak evolusi posisi estetika melalui empat pilar silsilah filsafat Barat. Plato memulai dengan skeptisisme radikal, memandang seni sebagai tiruan dari tiruan yang menjauhkan manusia dari kebenaran. Aristoteles merehabilitasi seni sebagai ruang katarsis dan pembelajaran moral universal. Immanuel Kant membawa estetika ke ranah modernitas dengan meletakkan seni pada otonomi subjek melalui "penilaian rasa" yang tanpa pamrih. Akhirnya, Arthur Danto mendeklarasikan "kematian seni" secara naratif, di mana seni tidak lagi didefinisikan oleh apa yang tampak di mata (visual), melainkan oleh konteks institusional dan teori sejarah (The Artworld). Transformasi ini menunjukkan bahwa seni telah berubah dari sebuah objek replikasi fisik menjadi sebuah pertanyaan filosofis yang refleksif.
| INSTIK01863A-17 | 790 HAU S C-2 | My Library (Pendidikan) | Tersedia |
| INSTIK08162A-17 | 790 HAU S C-1 | My Library (Filsafat) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain