Perpustakaan Tatakrama Universitas Annuqayah

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Serat Centhini 7 Wejangan Syekh Amongraga Tentang Ilmu Kesejatian

Text

Serat Centhini 7 Wejangan Syekh Amongraga Tentang Ilmu Kesejatian

Agus Wahyudi - Nama Orang;

Serat Centhini Jilid 7: Wejangan Syekh Amongraga tentang Ilmu Kesejatian adalah bagian dari mahakarya sastra Jawa klasik yang berfokus pada pernikahan spiritual antara Syekh Amongraga dan Niken Tambangraras, serta transformasi batin melalui ajaran tasawuf Islam-Jawa.Berikut adalah catatan ringkas dan abstrak dari isi buku tersebut:???? Latar Belakang CeritaLokasi: Kejadian berlangsung di padepokan Wanamarta, tepatnya di kediaman Ki Bayi Panurta.Konteks: Setelah resmi menikah dengan Niken Tambangraras, Syekh Amongraga tidak langsung melakukan hubungan suami-istri secara fisik.Waktu: Selama 40 malam berturut-turut, kebersamaan mereka di dalam kamar justru diisi dengan dialog spiritual, pengajaran ilmu agama, dan olah batin.????️ Inti Ajaran "Ilmu Kesejatian"Ajaran yang disampaikan oleh Syekh Amongraga merupakan perpaduan harmonis antara syariat Islam dan hakikat tasawuf Jawa (mistisisme):Kesempurnaan Islam & Rukun Islam: Pengupasan mendalam bahwa rukun Islam (syahadat, salat, puasa, zakat, haji) tidak boleh hanya dipahami secara lahiriah (ritual fisik), tetapi harus diresapi esensi ratihknya (makna batiniah).Hakikat Dzikir: Penjelasan mengenai tingkatan dzikir, mulai dari lisan hingga dzikir sirr (batin yang paling dalam), untuk mencapai kesadaran konstan akan kehadiran Tuhan.Sangkan Paraning Dumadi: Pemahaman mengenai asal-usul penciptaan manusia dan ke mana arah kembalinya jiwa (ilmu kesempurnaan hidup).Manunggaling Rasa: Konsep penyatuan rasa antara suami dan istri yang diangkat ke level spiritual, di mana cinta kemanusiaan menjadi jembatan menuju cinta ilahi.Sarat Pengetahuan Tambahan: Selain tasawuf, malam-malam tersebut juga diselingi penjelasan mengenai bahasa Arab, sastra, nilai moral, serta panduan etika berperilaku dalam masyarakat.???? Kesimpulan / Esensi Jilid 7Jilid ini menekankan bahwa pernikahan adalah ibadah spiritual tertinggi dan media untuk saling mendidik (tarbiyah) menuju kesejatian diri. Syekh Amongraga memosisikan ilmu kesejatian bukan sebagai pelarian dari dunia, melainkan cara menjalani kehidupan dunia (termasuk pernikahan) dengan kesadaran ketuhanan yang murni.Jika Anda membutuhkan rincian lebih lanjut, saya dapat menguraikan analisis karakter Niken Tambangraras sebagai murid spiritual, atau menjelaskan konsep tasawuf Jawa lainnya yang ada dalam Serat Centhini. Manakah yang ingin Anda eksplorasi lebih dalam?Respons AI mungkin berisi kesalahan. Pelajari lebih lanjut


Ketersediaan
INSTIK0160551A-16902 WAH S C-1 . C-7My Library (Sosial & Homaniora/Pascasarjana)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
902 WAH S C-1 . C-7
Penerbit
Yogyakarta : Cakrawala Islam., 2015
Deskripsi Fisik
viii + 296 hlm. ; 15 x 23 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-383-287-8
Klasifikasi
902
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cetakan 1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
Buku Serat Centhini Jilid 7 (khususnya edisi novelisasi/saduran oleh Agus Wahyudi) berpusat pada kisah malam-malam pengantin Syekh Amongraga dengan Niken Tambangraras. Selama 40 hari pertama, bukannya berhubungan suami-istri, ia justru mengisi waktu dengan memberikan 7 wejangan ilmu kesejatian.Berikut adalah ringkasan inti dari ketujuh wejangan tasawuf dan sufisme Islam Jawa tersebut:Kesempurnaan Agama Islam: Mengupas hakikat tertinggi dalam beragama, di mana syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat harus berjalan beriringan untuk mencapai kesempurnaan iman.Hakikat Rukun Islam: Penjelasan mendalam mengenai makna filosofis dan spiritual di balik kelima rukun Islam, bukan sekadar ibadah ritual fisik melainkan proses penyucian batin dan penyerahan diri secara total.Makna Dzikir: Syekh Amongraga mengajarkan tata cara dan hakikat dzikir, yang berfungsi untuk membersihkan hati (qalb) dan senantiasa mengingat Sang Pencipta dalam setiap tarikan napas.Penyucian Jiwa (Tazkiyatun Nafs): Wejangan mengenai pengendalian hawa nafsu dan pentingnya melepas keterikatan duniawi agar manusia mencapai ketenangan batin.Ilmu Sangkan Paraning Dumadi: Membahas dari mana manusia berasal (sangkan) dan ke mana tujuan akhir kehidupan manusia (paraning), serta kesadaran akan hakikat diri sebagai ciptaan Tuhan.Menyatunya Hamba dengan Pencipta: Konsep manunggaling kawula gusti versi Islam (mistisisme Jawa), yang menekankan pada penghapusan ego manusiawi untuk mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi.Kewajiban dan Etika Suami Istri: Sebagai pelengkap, wejangan ini juga mencakup pedoman pernikahan suci dan pembagian peran rumah tangga berdasarkan ajaran Islam.Klimaks Cerita pada Jilid 7:Setelah hari ke-40, pada malam ke-41, pengantin baru ini akhirnya melakukan hubungan suami-istri. Namun ironisnya, setelah itu Syekh Amongraga malah menjadi pemurung, mengasingkan diri di surau, dan akhirnya pergi meninggalkan Tambangraras dengan hanya meninggalkan sebuah surat. Jilid ini ditutup dengan pengembaraan Syekh Amongraga ke arah timur menuju Banyuwangi, Malang, hingga Ponorogo.Anda dapat membaca kajian atau ringkasan novelnya secara online melalui BintangPusnas Edu atau mendapatkan bukunya di Gramedia.Apakah Anda ingin membahas lebih detail mengenai filosofi Sangkan Paraning Dumadi atau ingin mengetahui rute pengembaraan Syekh Amongraga selanjutnya di jilid berikutnya?
Pernyataan Tanggungjawab
Agus Wahyudi
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Tatakrama Universitas Annuqayah
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik