Perpustakaan Tatakrama Universitas Annuqayah

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Relevansi Islam Wasathiyah

Text

Relevansi Islam Wasathiyah

Azyumardi Azra, - Nama Orang;

Islam Wasathiyah (moderat) adalah konsep yang mengedepankan prinsip jalan tengah, keadilan, keseimbangan, dan toleransi dalam beragama. Konsep ini sangat relevan untuk meredam polarisasi ekstremisme dan liberalisme, sekaligus menjaga keharmonisan masyarakat yang plural, khususnya dalam konteks keindonesiaan.Intisari dan Pilar Utama Islam WasathiyahAjaran Islam Wasathiyah berlandaskan pada konsep ummatan wasathan (QS. Al-Baqarah: 143) yang dijabarkan ke dalam beberapa pilar utama:Tawassuth (Jalan Tengah): Berada di posisi seimbang antara ekstremitas tekstualis (kaku) dan liberalis (bebas).Tawazun (Keseimbangan): Selaras dalam memandang urusan duniawi dan ukhrawi.I'tidal (Keadilan & Lurus): Menjunjung tinggi objektivitas dan tidak berat sebelah.Tasamuh (Toleransi): Menghargai perbedaan dan kemajemukan tanpa mengorbankan prinsip akidah.Catatan Relevansi untuk Kehidupan KontemporerResolusi Konflik dan Anti-Ekstremisme: Menolak segala bentuk kekerasan dan radikalisme yang mengatasnamakan agama.Harmoni Sosial di Indonesia: Menjadi fondasi moderasi beragama dengan tetap menerima dan menghargai nilai-nilai tradisi serta budaya lokal.Penguatan Literasi Digital: Menjadi optik krusial dalam menyaring arus informasi di media sosial, di mana ujaran kebencian dan polarisasi sering terjadi.Untuk melihat kajian mendalam mengenai implementasi konsep ini di ranah akademik maupun sosial, Anda dapat merujuk pada literatur moderasi beragama dari Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan atau publikasi resmi dari Majelis Ulama Indonesia.Apakah Anda sedang menyusun makalah, skripsi, atau artikel opini terkait tema ini?Jika ya, silakan beri tahu saya:Apa fokus spesifik yang ingin Anda angkat (misal: pendidikan, politik, atau sosial)?Apakah Anda memerlukan sumber referensi tambahan untuk kajian pustaka?Saya bisa bantu menyusunkan draf atau kerangka tulisannya untuk Anda!


Ketersediaan
INSTIK0221228Ai-222X6.1 AZR R C-2My Library (Keislaman/Pascasarjana)Tersedia
INSTIK0221227A-222X6.1 AZR R C-1My Library (Keislaman/Pascasarjana)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2X6.1 AZR R
Penerbit
Jakarta : Kompas., 2020
Deskripsi Fisik
360 hlm; 25 x 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-242-292-0
Klasifikasi
2X6.1
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cetakan 1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
Islam Wasathiyah adalah pendekatan beragama yang moderat, seimbang, adil, dan toleran (jalan tengah), yang menghindarkan umat dari sikap ekstrem berlebihan (ifrath) maupun mengurang-ngurangi ajaran agama (tafrith). Konsep ini berakar dari ummatan wasathan (QS. Al-Baqarah: 143) dan sangat relevan sebagai benteng perpecahan serta solusi harmoni sosial.Karakteristik UtamaIslam Wasathiyah memiliki sepuluh pilar prinsip yang dijabarkan dalam syariat:Tawassuth (Jalan Tengah): Berposisi tidak ekstrem kanan (radikal) atau ekstrem kiri (liberal/sekuler).Tawazun (Seimbang): Menjaga keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat, serta teks dan akal.I’tidal (Tegak Lurus/Adil): Objektif dan menegakkan kebenaran tanpa memihak.Tasamuh (Toleransi): Menghargai perbedaan dan keragaman tanpa mengorbankan prinsip akidah.Musawah (Egaliter): Tidak diskriminatif dan memandang manusia setara di hadapan Allah.Syura (Musyawarah): Mengutamakan dialog dan mufakat dalam memecahkan masalah bersama.Islah (Reformasi): Berorientasi pada perbaikan dan penyelesaian konflik.Awlawiyah (Mendahulukan Prioritas): Mampu membedakan mana yang primer dan sekunder.Tathawwur wa Ibtikar (Dinamis dan Inovatif): Terbuka terhadap perubahan zaman selama tidak melanggar syariat.Tahadhshur (Berkeadaban): Menjunjung tinggi akhlak mulia dalam bertindak.Relevansi di Era ModernPenerapan Wasathiyah sangat mendesak untuk merespons dinamika kehidupan, di antaranya:Pencegahan Ekstremisme: Menolak paham kekerasan, terorisme, dan takfir (mudah mengkafirkan).Kehidupan Multikultural: Menjadi landasan kedamaian di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama.Literasi Digital: Menjadi filter rasional dalam menyikapi maraknya penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.Untuk mendalami penerapan konsep ini lebih lanjut secara kelembagaan, Anda dapat menelusuri literatur dan panduan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) atau mengeksplorasi artikel ilmiah di portal Muhammadiyah.Jika Anda ingin memperdalam pembahasan, tell me:Apakah Anda sedang mencari relevansinya dalam konteks pendidikan di pesantren/sekolah?Apakah Anda membutuhkan contoh implementasi untuk masalah sosial tertentu?Apakah Anda ingin mengetahui perbedaan Wasathiyah dengan konsep moderasi lainnya?
Pernyataan Tanggungjawab
Azyumardi Azra,
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Tatakrama Universitas Annuqayah
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik