Perpustakaan Tatakrama Universitas Annuqayah

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sejarah peradaban Islam Indonesia

print

Sejarah peradaban Islam Indonesia

Sunanto, Musyrifah, - Nama Orang;

Sejarah peradaban Islam di Indonesia adalah proses alkulturasi damai antara nilai-nilai Islam dengan budaya Nusantara. Transformasi ini berlangsung sejak abad ke-7 hingga ke-13 M melalui jalur perdagangan, pernikahan, pendidikan (pesantren), dan tasawuf, yang mengubah corak masyarakat dari agraris-feodal menjadi masyarakat yang lebih egaliter dan kosmopolitan.Berikut adalah catatan terstruktur mengenai fase dan tonggak sejarah perkembangan peradaban Islam di Nusantara:1. Fase Kedatangan dan Penyebaran (Abad ke-7 – ke-13 M)Bukti Awal: Berdasarkan catatan sejarah, perkampungan Muslim telah ada di pantai barat Sumatera (Barus) pada abad ke-7 M.Jalur Penyebaran: Melalui jaringan perdagangan maritim antara Timur Tengah, India, dan Nusantara. Pedagang Muslim menikah dengan penduduk lokal, yang mempercepat proses Islamisasi.Tokoh Kunci: Peran para ulama awal dan penyebar Islam legendaris seperti Walisongo di tanah Jawa sangat menonjol dalam memadukan dakwah dengan kearifan lokal.2. Fase Kerajaan dan Kesultanan (Abad ke-13 – ke-19 M)Islam menjadi kekuatan politik yang melahirkan berbagai kerajaan bercorak Islam di penjuru Nusantara:Sumatera: Kesultanan Samudera Pasai (kerajaan Islam pertama), Kesultanan Aceh Darussalam (pusat keilmuan dan sastra Islam).Jawa: Kesultanan Demak (kerajaan Islam pertama di Jawa), Kesultanan Mataram Islam.Sulawesi & Kalimantan: Kesultanan Gowa-Tallo (Makassar), Kesultanan Banjar.Nusa Tenggara: Kerajaan Islam di Lombok dan Bima.3. Fase Penjajahan dan Perjuangan (Abad ke-17 – ke-20 M)Perlawanan Ulama: Institusi pesantren dan kerajaan Islam menjadi basis perlawanan kultural serta militer terhadap kolonialisme Portugis dan Belanda (VOC).Jaringan Intelektual: Lahirnya ulama besar Nusantara yang belajar di Haramain (Mekkah dan Madinah) seperti Syaikh Yusuf al-Makassari dan Syaikh Nawawi al-Bantani.4. Fase Kebangkitan Nasional dan Modernisme (Awal Abad ke-20)Munculnya gerakan pembaharuan Islam dan organisasi massa Islam modernis, seperti Muhammadiyah (didirikan 1912) dan Nahdlatul Ulama / NU (didirikan 1926).Organisasi-organisasi ini tidak hanya bergerak di bidang agama, tetapi juga mempelopori sistem pendidikan modern, layanan kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat.5. Fase Kontemporer (Pasca-Kemerdekaan – Saat Ini)Peran Islam sebagai pilar moral dan sosial dalam pembangunan bangsa.Perkembangan ekonomi syariah (bank dan keuangan syariah) dan lembaga pendidikan tinggi Islam yang bertransformasi menjadi UIN (Universitas Islam Negeri) di berbagai daerah.Untuk memperdalam pengetahuan Anda mengenai topik ini, silakan pilih salah satu fokus kajian berikut:Kisah dan strategi dakwah Walisongo di tanah Jawa.Sejarah Kerajaan Islam spesifik di daerah Anda (seperti Kesultanan Sumenep di Madura).Peran pesantren dalam membangun peradaban dan pendidikan nasional.Bagian mana yang ingin Anda eksplorasi lebih lanjut?


Ketersediaan
INSTIK012107A-24297.66 SUN S C-1My Library (KEISLAMAN)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
297.66 SUN S
Penerbit
Jakarta : PT RajaGrafindo Persada., 2005
Deskripsi Fisik
xv, 332 hlm. ; 21 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9797690075
Klasifikasi
297.66
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan 3
Subjek

Islamic civilization;
Info Detail Spesifik
Sejarah peradaban Islam di Indonesia adalah proses transformasi sosiokultural yang panjang, mengubah masyarakat agraris-feodal Hindu-Buddha menjadi peradaban maritim dan kota (civilized) yang egaliter. Peradaban Islam Arab-Melayu di Nusantara memiliki kekhasan tersendiri karena kemampuannya melebur dengan budaya lokal tanpa kehilangan integralitas nilai-nilai universalnya.1. Teori Masuknya Islam ke NusantaraProses masuknya Islam ke Indonesia dijelaskan oleh para sejarawan melalui tiga teori utama:Teori Mekah: Islam masuk sejak abad ke-7 M (abad ke-1 Hijriah) yang dibawa langsung oleh para pedagang Muslim dari Arab. Bukti pendukungnya adalah adanya perkampungan Arab Islam di Barus, pantai barat Sumatera.Teori Gujarat: Islam berkembang masif pada abad ke-13 M melalui para pedagang dari Gujarat, India. Teori ini didukung oleh bukti arkeologis berupa batu nisan Sultan Malik as-Saleh (raja Samudera Pasai) yang bercorak Gujarat.Teori Persia: Islam masuk membawa pengaruh kebudayaan Persia, yang terlihat dari kesamaan tradisi seperti perayaan 10 Muharram (Asyura) atau Tabot di Bengkulu.2. Jalur dan Metode PenyebaranPenyebaran Islam di Indonesia berlangsung secara damai tanpa ekspansi militer atau kekerasan bersenjata, melalui beberapa jalur strategis:Perdagangan: Hubungan dagang internasional di kota-kota pelabuhan pantai seperti Aceh, Palembang, Banten, dan Surabaya memicu interaksi awal.Perkawinan: Para pedagang Muslim kaya menikah dengan putri-putri bangsawan atau raja lokal, yang secara otomatis mengislamkan lingkaran istana.Pendidikan: Pendirian lembaga pendidikan tradisional seperti pesantren atau surau oleh para ulama untuk mencetak kader dai.Kesenian: Akulturasi budaya menggunakan media lokal, seperti pertunjukan wayang kulit oleh Sunan Kalijaga, sastra (babad dan hikayat), serta arsitektur masjid beratap tumpang.Tasawuf: Pendekatan sufistik yang toleran terhadap budaya lama (Hindu-Buddha/animisme) membuat ajaran Islam mudah diterima masyarakat.3. Era Kesultanan Islam (Pusat Politik dan Ekonomi)Seiring melemahnya kerajaan Hindu-Buddha seperti Majapahit dan Sriwijaya, berdiri pusat-pusat peradaban politik Islam:Sumatera: Kesultanan Samudera Pasai (kerajaan Islam pertama) dan Kesultanan Aceh Darussalam yang menjadi pusat perdagangan rempah-rempah serta studi Islam di Asia Tenggara.Jawa: Kesultanan Demak (kerajaan Islam pertama di Jawa yang dipelopori Wali Songo), Kesultanan Banten, Cirebon, dan Mataram Islam.Sulawesi dan Maluku: Kesultanan Gowa-Tallo (Makassar), Kesultanan Ternate, dan Kesultanan Tidore yang menguasai jalur perdagangan rempah dunia Timur.4. Karakteristik dan Dampak Peradaban Islam IndonesiaKehadiran peradaban Islam membawa dampak struktural yang signifikan bagi masyarakat Indonesia:Nilai Egaliter: Islam menghapus sistem kasta yang sebelumnya mengakar pada masa Hindu-Buddha, membawa semangat demokratisasi dalam struktur sosial.Bahasa Persatuan: Penyebaran Islam mendorong penggunaan bahasa Melayu (ditulis dengan huruf Arab-Melayu/Jawi) sebagai lingua franca atau bahasa perantara perdagangan dan keagamaan di Nusantara.Civil Society dan Perlawanan: Melalui institusi pesantren dan organisasi sosial keagamaan, peradaban Islam menjadi motor utama perlawanan terhadap kolonialisme Barat (Belanda dan Portugis).Jika Anda ingin mendalami bagian tertentu, Anda bisa memberi tahu saya apakah ingin fokus pada biografi Wali Songo, sistem pendidikan pesantren, atau sejarah kesultanan tertentu di Nusantara.Respons AI mungkin berisi kesalahan. Pelajari lebih lanjut
Pernyataan Tanggungjawab
Sunanto, Musyrifah,
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Tatakrama Universitas Annuqayah
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik