Perpustakaan Tatakrama Universitas Annuqayah

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Islam Jalan Tengah menjauhi sikap berlebihan dalam beragama

Text

Islam Jalan Tengah menjauhi sikap berlebihan dalam beragama

Dr. Yusuf Qardhawi - Nama Orang;

Islam jalan tengah (wasathiyah) adalah prinsip moderasi dalam Islam yang menolak sikap ekstrem dan berlebihan (ghuluw). Konsep ini menekankan keseimbangan, keadilan, dan toleransi, serta melarang keras pemaksaan, fanatisme buta, dan pengabaian syariat dalam beribadah.Konsep "Islam Jalan Tengah" yang dipopulerkan oleh pemikir seperti Syekh Yusuf Al-Qardhawi ini memiliki beberapa catatan dan poin inti:1. Definisi dan LandasanAl-Wasathiyah: Berasal dari kata wasath yang berarti adil, proporsional, dan terbaik. Umat Islam diperintahkan menjadi umat yang moderat (pertengahan) agar menjadi saksi bagi seluruh manusia.Menolak Ekstremisme: Konsep ini menolak dua kutub ekstrem: tafrith (meremehkan/mengabaikan agama) dan ifrat/ghuluw (berlebih-lebihan atau melampaui batas).2. Bahaya Sikap Berlebihan (Ghuluw)Memberatkan Diri Sendiri: Sikap berlebihan sering kali membuat seseorang membebani diri dengan ritual yang tidak dicontohkan oleh syariat.Merusak Agama: Sejarah membuktikan bahwa sikap ekstrem dan fanatisme buta sering kali memicu perpecahan, konflik, dan hilangnya toleransi dalam bermasyarakat.3. Prinsip-Prinsip Penerapan Jalan TengahKemudahan (Taysir): Mengedepankan prinsip kemudahan dalam beragama sesuai dengan kapasitas dan kondisi umat manusia (tidak kaku).Proporsional: Memberikan hak kepada Tuhan, diri sendiri, dan orang lain secara seimbang.Toleransi (Tasamuh): Menghargai perbedaan pendapat dalam batas-batas yang dibenarkan dan menjalin hubungan sosial yang harmonis.Anda dapat membaca karya literatur mengenai konsep ini, salah satunya melalui buku Islam Jalan Tengah: Menjauhi Sikap Berlebihan dalam Beragama karya Yusuf Al-Qardhawi di Google Books.Jika Anda ingin memperdalam pemahaman, saya bisa bantu:Mencari tahu contoh penerapan sikap wasathiyah dalam kehidupan sehari-hari.Menjelaskan dalil-dalil Al-Qur'an dan Hadis yang menentang sikap berlebihan.Bagian mana dari konsep Islam jalan tengah yang ingin Anda diskusikan lebih lanjut?


Ketersediaan
INSTIK08756A-182X0 QAR I C-1My Library (keislaman)Tersedia
INSTIK08757Ai-182X0 QAR I C-2My Library (keislaman)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2X0 QAR I
Penerbit
Bandung : PT Mizan Pustaka., 2017
Deskripsi Fisik
252 hlm,; 23,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-441-034-6
Klasifikasi
2X0
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
edisi 3 cetakan I
Subjek
-
Info Detail Spesifik
Islam Jalan Tengah (Wasathiyah) adalah prinsip keseimbangan yang melarang sikap berlebihan (ghuluw) maupun meremehkan (tafrith) dalam beragama. Konsep ini menekankan ibadah yang konsisten, proporsional, serta mengutamakan kemudahan (rukhsah) dan logika yang sehat agar agama tidak menjadi beban yang merusak.Karakteristik Utama Islam Jalan TengahProporsional dan Seimbang: Menjalankan perintah agama dengan porsi yang wajar, menyeimbangkan hak antara Allah SWT, diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.Menolak Ekstremisme: Melarang segala bentuk sikap melampaui batas dalam keyakinan atau ibadah, yang berpotensi membawa kesesatan dan merugikan pelakunya maupun orang lain.Fleksibel dan Realistis: Memahami kondisi darurat atau kesulitan manusia. Agama memberikan toleransi (taysir) dalam pelaksanaan ibadah tertentu sesuai kesanggupan.Landasan DalilQS. Al-Baqarah: 143: Menegaskan umat Islam sebagai umat pertengahan (ummatan wasathan) yang adil dan menjadi saksi bagi seluruh manusia.Larangan Berlebihan: Nabi Muhammad SAW bersabda, "Jauhilah oleh kalian sikap berlebihan (ghuluw) dalam agama, karena sesungguhnya umat sebelum kalian binasa akibat sikap berlebihan dalam agama." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).Bentuk Aplikasi dalam KehidupanDalam Ibadah: Tidak memaksa diri beribadah hingga mengabaikan kesehatan atau hak istirahat tubuh.Dalam Akidah: Menghindari keyakinan yang terlalu ekstrem (seperti mudah mengkafirkan sesama Muslim) atau sebaliknya, terlalu bebas tanpa batasan syariat.Dalam Muamalah: Menjalani kehidupan sosial, ekonomi, dan politik dengan menjunjung tinggi nilai toleransi, keadilan, serta menghindari fanatisme buta.Untuk mendalami konsep ini secara komprehensif, Anda dapat membaca karya literatur klasik dan modern, seperti buku Islam Jalan Tengah: Menjauhi Sikap Berlebihan Dalam Beragama karya Dr. Yusuf Qardhawi.Jika Anda ingin, saya bisa:Menjelaskan lebih detail tentang konsep moderasi beragama dalam IslamMemberikan contoh penerapan jalan tengah dalam ibadah sehari-hariMembahas perbedaan sikap wasathiyah dengan liberalismeMari diskusikan bagian mana yang ingin Anda fokuskan lebih lanjut!
Pernyataan Tanggungjawab
Dr. Yusuf Qardhawi
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Tatakrama Universitas Annuqayah
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik