Perpustakaan Tatakrama Universitas Annuqayah

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Umar bin Khattab: sebuah telaah mendalam tentang pertumbuhan Islam dan kedaulatannya masa itu

Text

Umar bin Khattab: sebuah telaah mendalam tentang pertumbuhan Islam dan kedaulatannya masa itu

Muhammad, Husain Haekal - Nama Orang; Audah, Ali - Nama Orang;

Khalifah Umar bin Khattab meletakkan fondasi kedaulatan Islam modern melalui restrukturisasi administrasi negara yang komprehensif. Langkah visionernya—seperti pembentukan Diwan (lembaga birokrasi), pemisahan lembaga peradilan, dan ekspansi wilayah—berhasil mengubah entitas agama menjadi imperium besar yang stabil dan sangat menyejahterakan rakyat.Telaah mendalam mengenai pemerintahan Umar bin Khattab (memerintah 13-23 H / 634-644 M) sering kali merujuk pada karya klasik pemikiran sejarah Islam, seperti buku "Umar bin Khattab: Sebuah Telaah Mendalam Tentang Pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya Masa itu" karya cendekiawan Muslim terkemuka, Muhammad Husain Haekal. Buku tersebut membedah bagaimana Umar menyukseskan pertumbuhan Islam melalui beberapa pilar utama:1. Desentralisasi dan Administrasi WilayahUntuk mengelola wilayah yang membentang dari Jazirah Arab hingga Persia dan Mesir, Umar membagi kekhalifahan menjadi beberapa provinsi otonom. Setiap provinsi memiliki struktur pemerintahan terstruktur yang meliputi:Wali / Gubernur: Pemimpin administratif dan politik wilayah.Katib: Sekretaris wilayah.Shahib Baitul Mal: Pejabat yang mengelola kas dan keuangan negara.Qadhi: Hakim yang independen dan sepenuhnya dipisahkan dari kekuasaan eksekutif.2. Pendirian Lembaga Negara (Diwan)Umar adalah pelopor sistem birokrasi dalam sejarah peradaban Islam. Ia mendirikan berbagai departemen krusial, di antaranya:Diwan al-Jund: Departemen khusus yang mengatur administrasi militer, pendaftaran pasukan, serta sistem penggajian yang teratur.Diwan al-Kharaj: Lembaga yang mengatur perpajakan, keuangan negara, serta penerimaan dan distribusi Baitul Mal.Jawatan Kepolisian dan Pekerjaan Umum: Dibentuk untuk menjamin ketertiban umum dan membangun infrastruktur publik seperti irigasi dan jalan.3. Kebijakan Sosial dan EkonomiKedaulatan Islam pada masa Umar dicirikan oleh keadilan sosial dan penegakan hukum yang ketat.Perlindungan Hukum: Beliau mengeluarkan instruksi tegas agar para pejabat hidup sederhana dan melarang praktik nepotisme.Kesejahteraan Rakyat: Melalui Baitul Mal, beliau mendistribusikan kekayaan secara merata, menjamin jaminan sosial untuk fakir miskin, lansia, dan anak-anak telantar.4. Penetapan Penanggalan HijriahUntuk keperluan administrasi persuratan kenegaraan dan arsip yang semakin kompleks, Umar menetapkan kalender Hijriah, di mana peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW menjadi titik awal penanggalan.Kecerdasan kepemimpinan Umar bin Khattab tidak hanya terletak pada kemampuannya melakukan ekspansi teritorial, tetapi juga pada kejeniusannya dalam membangun manajemen negara modern yang transparan dan akuntabel.Jika Anda ingin mengkaji lebih lanjut, apakah Anda tertarik untuk membahas:Aspek politik ekspansi dan strategi militer pada masa beliau?Kebijakan penanganan korupsi dan akuntabilitas pejabat yang diterapkan Umar?Perbandingan sistem kehakiman dan supremasi hukum pada masa itu dengan masa kini?Beri tahu saya aspek mana yang ingin Anda telisik lebih dalam.


Ketersediaan
INSTIK07920A-17297.912 2 MUH uMy Library (Keislaman)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
297.912 2 MUH u
Penerbit
Bogor : Pustaka Litera AntarNusa., 2015
Deskripsi Fisik
xlviii, 864 hlm. ; 16 x 24 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-8100-38-7
Klasifikasi
297.912 2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 4
Subjek
Umar bin Khattab
Info Detail Spesifik
Karya klasik berjudul "Umar bin Khattab: Sebuah Telaah Mendalam tentang Pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya Masa Itu" ditulis oleh pakar sejarah Islam terkemuka, Muhammad Husain Haekal. Buku ini membahas periode keemasan ekspansi, reformasi institusional, dan keadilan sosial yang menjadi fondasi kedaulatan negara Islam.Telaah mendalam mengenai pertumbuhan Islam dan kedaulatan di era kekhalifahan Umar bin Khattab (634–644 M) mencakup beberapa aspek krusial berikut:1. Perluasan Wilayah dan Kedaulatan NegaraDi bawah kepemimpinan Umar, kedaulatan Islam mengalami lonjakan teritorial yang masif, mengubah peta politik dunia kuno:Penaklukan Persia (Kekaisaran Sasaniyah): Kemenangan penting dalam Pertempuran Qadisiyah (636 M) dan Pertempuran Nahavand (642 M) meruntuhkan imperium Persia.Pembebasan Syam dan Mesir: Wilayah penting Kekaisaran Romawi Timur (Bizantium) seperti Damaskus, Yerusalem, dan Aleksandria berhasil diintegrasikan ke dalam wilayah kekuasaan Islam.2. Reformasi Administrasi dan Tata NegaraPertumbuhan wilayah yang pesat diiringi dengan pembentukan sistem pemerintahan yang terstruktur:Diwan: Pembentukan lembaga administrasi untuk mencatat pendapatan dan pengeluaran negara, serta mengatur sistem penggajian bagi tentara dan pegawai negara.Qadhi: Pemisahan kekuasaan yudikatif dari eksekutif dengan menunjuk hakim-hakim independen (Qadhi) untuk menegakkan supremasi hukum.Pembagian Wilayah (Provinsi): Negara dibagi menjadi beberapa provinsi seperti Suriah, Mesir, Kufah, dan Basrah, yang masing-masing dipimpin oleh seorang gubernur dengan akuntabilitas ketat.3. Kebijakan Ekonomi dan Kesejahteraan SosialUmar dikenal sebagai pelopor jaminan sosial dalam sejarah Islam, dengan kebijakan meliputi:Baitul Mal: Penataan ulang kas negara yang didistribusikan secara proporsional untuk pensiunan, janda, yatim piatu, dan orang-orang yang membutuhkan.Pajak Berkeadilan: Penerapan sistem perpajakan yang sistematis, termasuk Kharaj (pajak tanah) dan Jizyah (pajak perlindungan bagi non-muslim), yang didokumentasikan dengan baik.4. Kebijakan Sosial dan Pembaruan KalenderKalender Hijriah: Penetapan kalender Islam berdasarkan pergerakan bulan (Qamariyah), yang dimulai dari peristiwa Hijrah Nabi dari Mekah ke Madinah.Pemberantasan Diskriminasi: Penerapan prinsip persamaan hak di depan hukum tanpa memandang status sosial atau ras.Buku karya Muhammad Husain Haekal ini secara komprehensif mengupas bagaimana karakter Umar yang tegas, visioner, dan sangat peduli terhadap rakyat, menjadi motor penggerak utama pesatnya pertumbuhan Islam pada masa tersebut.Jika Anda ingin mendalami sejarah ini, silakan beri tahu saya:Apakah Anda ingin membahas biografi atau masa sebelum beliau masuk Islam?Apakah Anda ingin fokus pada strategi militer saat penaklukan wilayah tertentu?Saya dapat menyajikan rincian data dan konteks sejarah spesifik yang Anda butuhkan.
Pernyataan Tanggungjawab
Muhammad Husain Haekal; Diterjemahkan dari bahasa Arab oleh, Ali Audah
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Tatakrama Universitas Annuqayah
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik