Text
Pesantren Dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi
Buku ini menguraikan perubahan metodologi pembelajaran di pesantren, dari metode tradisional seperti bandongan dan sorogan menuju pendekatan yang lebih modern, sistematis, dan partisipatif. Selain itu, dibahas pula proses demokratisasi dalam pengelolaan pesantren, termasuk keterlibatan santri, guru, dan masyarakat dalam pengambilan keputusan serta pengembangan institusi.
Penulis menekankan bahwa transformasi pesantren tidak berarti meninggalkan tradisi, tetapi mengintegrasikan nilai-nilai klasik dengan tuntutan modernitas. Dengan demikian, pesantren diharapkan mampu mempertahankan identitasnya sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Dengan pendekatan historis dan analitis, buku ini menjadi referensi penting bagi mahasiswa, peneliti, dan praktisi pendidikan dalam memahami perubahan dan pengembangan pesantren sebagai institusi pendidikan Islam yang dinamis dan relevan.
| INSTIKO3429A-10 | 2x7.341 QOR P C-2 | My Library (pendidikan) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain