Text
Syariah-Ekonomi Bisnis dan Bunga Bank
Ada gejala “syariatisasi” ke segala bidang (jasa atau benda) seraya melupakan maqâshid asy-syarî‘ah (tujuan kehadiran syariat). Ada orang yang berusaha untuk menampakkan keseriusan beragama sehingga telur ayam pun diberi label halal seakan-akan binatang pun harus bersyariat. Ada yang mengkritik perusahaan alas kaki, tas, kulkas, dan semacamnya karena meminta label halal untuk produknya. Rincian syariat bisa berbeda antara satu masa dan atau tempat dengan masa dan tempat yang lain. Perhatian yang berlebih terhadap rincian ajaran agama, khususnya dalam bidang hukum, menjadikan rincian itu bagaikan sesuatu yang pasti kebenarannya sambil melupakan maqâshid asy-syarî‘ah (tujuan kehadiran syariat). Tak ada syariat tanpa maqâshid asy-syarî‘ah sebagai pedoman utamanya.
| INSTIK08937A-21 | 2X4.27 SHI S | My Library (Ekonomi dan Bisnis Islam) | Tersedia |
| INSTIK08936A-21 | 2X4.27 SHI S | My Library (Ekonomi dan Bisnis Islam) | Tersedia |
| INSTIK011621A-23 | 2X4.27 SHI S C-3 | My Library (Ekonomi dan Bisnis Islam) | Tersedia |
| INSTIK011622Ai-23 | 2X4.27 SHI S C-4 | My Library (Ekonomi dan Bisnis Islam) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain