Perpustakaan Tatakrama Universitas Annuqayah

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Tafsir Al-Munir Marah Labid Li Kasyfi Ma'na al-qur;an al-Majid 9

[rekaman suara] /

Tafsir Al-Munir Marah Labid Li Kasyfi Ma'na al-qur;an al-Majid 9

Syaikh Nawawi Albantani - Nama Orang;

Marah Labid li Kasyfi Ma’na al-Qur’an al-Majid (dikenal juga sebagai Al-Tafsir al-Munir) adalah karya tafsir monumental berbahasa Arab abad ke-19 (terbit sekitar 1880 M) hasil karya ulama Nusantara, Syekh Nawawi al-Bantani. Tafsir ini menggunakan metode ijmali (global/ringkas) dan tahlili (analitis) dengan corak adabi ijtima'i (sastra budaya kemasyarakatan) yang berciri khas penafsiran bi al-ma'tsur dan bi al-ra'yi, dirancang untuk memudahkan pemahaman ayat-ayat al-Qur'an secara langsung.Poin Penting Tafsir Marah Labid:Penulis: Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani, seorang ulama besar asal Banten yang bermukim di Mekah.Karakteristik & Metode:Metode: Umumnya ijmali (global), memberikan makna singkat, namun adakalanya menggunakan metode tahlili (analitis) untuk penjelasan mendalam.Corak: Dominan lughawi (kebahasaan) dan fiqhi (hukum), serta sarat dengan pendekatan sufistik (tasawuf).Sumber: Didominasi bi al-ma'tsur (berdasarkan riwayat tafsir sebelumnya) dan bi al-ra'yi (ijtihad penulis).Tujuan Penulisan: Ditulis atas permintaan teman-teman dan dorongan guru Syekh Nawawi untuk memberikan pemahaman Al-Qur'an yang mudah dipahami.Kekhasan: Meskipun ditulis pada abad ke-19, kitab ini dianggap sebagai salah satu karya tafsir Nusantara yang paling berpengaruh dan menjadi rujukan di banyak pesantren.Kitab ini sering disalahartikan sebagai karya kontemporer, namun berbeda dengan Al-Tafsir Al-Munir karya Wahbah al-Zuhaili yang muncul pada abad ke-20.


Ketersediaan
UA0114600-20252X1.43 BAN T C-1.C-9My Library (Al-Qur`an Hadits)Tersedia
UA0114609-2025i2X1.43 BAN T C-2.C-9My Library (Al-Qur`an Hadits)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2X1.43 BAN T
Penerbit
Jakarta Pusat : Penerbit Lentera Abadi., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-634-7502-04-9
Klasifikasi
2X1.43
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet I
Subjek
-
Info Detail Spesifik
Kitab Marah Labid li Kasyfi Ma'na al-Qur'an al-Majid (dikenal juga sebagai Tafsir al-Munir atau Tafsir Nawawi) adalah karya monumentalis Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani (1813–1897 M), seorang ulama besar asal Banten yang menjadi Imam di Masjidil Haram. Kitab ini ditulis dalam bahasa Arab.Berikut adalah informasi detail spesifik mengenai buku ini:1. Identitas KitabNama Lengkap: Marah Labid li Kasyfi Ma'na al-Qur'an al-Majid.Nama Populer: Tafsir al-Munir atau Tafsir Nawawi Banten.Penulis: Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantani.Abad Penulisan: Abad ke-19 (diselesaikan sekitar tahun 1305 H/1880 M).Jumlah Jilid: Umumnya diterbitkan dalam 2 jilid besar (1 paket), namun dalam beberapa edisi cetakan (seperti cetakan Dar al-Fikr atau penerbit Indonesia) bisa dibagi menjadi 9 hingga 15 jilid.2. Spesifikasi Isi & MetodeCorak Tafsir: Al-Ijmal (global) namun terkadang Tahlili (analitis-rinci). Penafsirannya singkat, padat, dan mudah dipahami, berfokus pada makna ayat secara langsung.Sistematika: Disusun urutan Mushaf Utsmani (dari Surat Al-Fatihah hingga An-Nas).Metode Penafsiran: Menggabungkan Tafsir bil Ma'tsur (berdasarkan riwayat hadits/atsar) dan Tafsir bir Ra'yi (pendekatan rasio).Karakteristik: Sangat kuat di bidang Akidah (Asy'ariyah), Fiqih (Syafi'i), Tasawuf (Ghazali), serta kebahasaan (bahasa Arab).Rujukan: Syekh Nawawi merujuk pada kitab-kitab tafsir utama seperti Tafsir al-Jalalayn, Mafatih al-Ghaib (Fakhruddin al-Razi), dan Tafsir Abi Su’ud.3. Detail Konten Jilid 9 (Jika dibagi 9-15 jilid)Berdasarkan pembagian jilid yang umum (misalnya versi 9 jilid/paket), jilid-jilid akhir (termasuk jilid 9) biasanya mencakup juz-juz terakhir Al-Qur'an (Juz 20-30), dengan fokus pada:Ayat-ayat Makkiyah yang menekankan tauhid, kisah Nabi, dan hari akhir.Fokus pada ayat-ayat keutamaan amalan (Fadhail al-A'mal).Penjelasan kisah-kisah kaum terdahulu untuk diambil pelajaran.4. KeistimewaanKarya Ulama Nusantara: Salah satu kitab tafsir berbahasa Arab terlengkap yang pertama kali ditulis oleh ulama asal Nusantara (Banten).Populer di Pesantren: Menjadi rujukan utama di pesantren di Indonesia karena bahasanya yang lugas.Sederhana Namun Mendalam: Dibuat untuk memudahkan penuntut ilmu memahami makna ayat secara cepat.Kitab ini berbeda dengan Al-Tafsir Al-Munir karya Wahbah al-Zuhaili yang merupakan tafsir kontemporer.Mengenal Kitab Tafsir Marah Labid Karangan Syekh Nawawi ...28 Des 2022 — Syekh Nawawi menulis kitab tafsirnya berbahasa arab. Beliau menamai tafsirnya dengan nama Marah Labid li Kasyfi ma'na al-Qur'an ma...UIN SUNAN KALIJAGA
Pernyataan Tanggungjawab
Syaikh Nawawi Albantani
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Tatakrama Universitas Annuqayah
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik