[rekaman suara] /
Tafsir Al-Munir Marah Labid Li Kasyfi Ma'na al-qur;an al-Majid 9
Marah Labid li Kasyfi Ma’na al-Qur’an al-Majid (dikenal juga sebagai Al-Tafsir al-Munir) adalah karya tafsir monumental berbahasa Arab abad ke-19 (terbit sekitar 1880 M) hasil karya ulama Nusantara, Syekh Nawawi al-Bantani. Tafsir ini menggunakan metode ijmali (global/ringkas) dan tahlili (analitis) dengan corak adabi ijtima'i (sastra budaya kemasyarakatan) yang berciri khas penafsiran bi al-ma'tsur dan bi al-ra'yi, dirancang untuk memudahkan pemahaman ayat-ayat al-Qur'an secara langsung.Poin Penting Tafsir Marah Labid:Penulis: Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani, seorang ulama besar asal Banten yang bermukim di Mekah.Karakteristik & Metode:Metode: Umumnya ijmali (global), memberikan makna singkat, namun adakalanya menggunakan metode tahlili (analitis) untuk penjelasan mendalam.Corak: Dominan lughawi (kebahasaan) dan fiqhi (hukum), serta sarat dengan pendekatan sufistik (tasawuf).Sumber: Didominasi bi al-ma'tsur (berdasarkan riwayat tafsir sebelumnya) dan bi al-ra'yi (ijtihad penulis).Tujuan Penulisan: Ditulis atas permintaan teman-teman dan dorongan guru Syekh Nawawi untuk memberikan pemahaman Al-Qur'an yang mudah dipahami.Kekhasan: Meskipun ditulis pada abad ke-19, kitab ini dianggap sebagai salah satu karya tafsir Nusantara yang paling berpengaruh dan menjadi rujukan di banyak pesantren.Kitab ini sering disalahartikan sebagai karya kontemporer, namun berbeda dengan Al-Tafsir Al-Munir karya Wahbah al-Zuhaili yang muncul pada abad ke-20.
| UA0114600-2025 | 2X1.43 BAN T C-1.C-9 | My Library (Al-Qur`an Hadits) | Tersedia |
| UA0114609-2025i | 2X1.43 BAN T C-2.C-9 | My Library (Al-Qur`an Hadits) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain