[rekaman suara] /
Dialektika Rasionalitas Akal dan Transendensi Wahyu
Buku "Dialektika Rasionalitas Akal dan Transendensi Wahyu" (IRCiSoD) membahas rekonsiliasi antara filsafat (akal) dan agama (wahyu) sebagai dua sumber pengetahuan yang tidak kontradiktif, melainkan sinergis. Buku ini, yang sering merujuk pemikiran Ibnu Rusyd, menekankan titik temu dialogis-produktif di mana akal menafsirkan wahyu untuk menemukan kebenaran sejati.Abstrak/Catatan Penting Buku:Judul: Dialektika Rasionalitas Akal dan Transendensi Wahyu: Titik Temu Dialogis-Produktif Filsafat dan Agama.Penulis/Fokus Pemikiran: Sering dikaitkan dengan pemikiran Ibnu Rusyd mengenai hubungan agama dan filsafat.Inti Pemikiran: Wahyu dan akal tidak mungkin bertentangan karena keduanya berasal dari Tuhan. Wahyu (absolute/transenden) dan akal (relatif/empiris) saling melengkapi untuk mencapai pemahaman agama yang komprehensif.Tujuan Buku: Menawarkan cara berpikir dialogis untuk menjembatani pertentangan antara kelompok tekstualis (agama saja) dan rasionalis (akal saja), menunjukkan bahwa akal sehat sejalan dengan wahyu.Penerbit: IRCiSoD.Buku ini relevan bagi yang mempelajari filsafat Islam, teologi, atau hubungan antara iman dan rasionalitas dalam konteks modern.
| UA0214788-2025i | 2X7.1 RUS D C-1 | My Library (FILSAFAT) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain